Kanpatimar Shankariya lahir pada tahun 1952 di Jaipur, Rajasthan. Tidak ada yang menyangka pada awal 1974 ketika ia masih berusia 27 tahun, ia dijatuhi hukuman mati karena menggunakan palu untuk menghabisi setidaknya tujuh puluh korban jiwa selama dua tahun terakhir. Dalam pengakuan rincinya, Shankariya mengaku kepada polisi bahwa dia membunuh korbannya hanya demi mencari kepuasan dalam dirinya.
Sangat sedikit yang diketahui tentang Shankariya, karena terbatasnya sumber berita yang tersebar di jagat maya, meski begitu dengan motif, cara dan jumlah korban, Shankariya bisa disebut sebagai pembunuh berantai terkejam di India di awal 70an. Berdasarkan berbagai informasi yang tersedia, diketahui bahwa Shankariya lahir, di suatu tempat di Rajasthan pada tahun 1952, tahun yang sama ketika Mother Teresa membuka 'Rumah untuk Orang Mati' pertamanya di kalkuta. Benar-benar kebetulan yang menyeramkan.
Tidak ada yang tahu pasti apa yang sudah dia lakukan sampai tahun 1973, tahun dimana berbagai orang di seluruh Rajasthan, Punjab, dan Haryana ditemukan tewas menggenaskan dengan leher patah. Sebagai penjahat Bollywood terkejam tahun 70-an, Shankariya meneror daerah itu dengan memukul bagian bawah telinga korbannya dengan palu. Sumber lain mengatakan bahwa dia duduk di gang-gang gelap di malam hari, membungkus dirinya dengan selimut, dan mengejutkan pejalan kaki yang tak pernah menyangka dirinya adalah seorang pembunuh dengan sebuah serangan. Meskipun telah menghabisi banyak korban, Shankariya tidak pernah terlihat mencolok sebagai pembunuh berantai.
Pembunuhan Shankariya berlangsung dari tahun 1973-1974 meskipun beberapa sumber ada yang mengatakan antara tahun 1977-1978. Akhirnya pada tahun 1974 pun dia tertangkap dan dijatuhi hukuman mati. Ia mendapat hukuman gantung di Jaipur pada 16 Mei 1974, kata-kata terakhir si pembunuh sambil meratapi dirinya di tiang gantungan adalah "Saya telah membunuh dengan sia-sia," katanya. "Tidak ada yang boleh meniru saya."

Posting Komentar